Stefano Lilipaly Gagal Promosi

Klub kasta utama Liga Belanda, SC Cambuur ternyata masih tidak bisa move on dari pemain Bali United, yakni Stefano Lilipaly. Hal ini terlihat dari momen sang pemain mencetak gol.

Karena Federasi sepak bola Belanda memutuskan untuk mengakhiri musim Eredivisie 2020/2021. Covid19 membuat adanya perpenjangan masa karantina, sehingga berpengaruh terhadap acara Eredivisie terpaksa di hentikan.

Stefano Lilipaly Gagal Promosi

Tak hanya Eredivisie, kasta kedua sepakbola Negeri Tulip itu juga dihentikan. Dimana mantan klub Stefano Lilipaly, SC Cambuur sedang memimpin Eerste Divisie dengan koleksi 66 poin, atau unggul dua poin dari posisi kedua De Graafschap dengan 29 pertandingan yang sudah dimainkan. Mereka pun gagal promosi ke Eredivisie musim depan.

Stefano Lilipaly Tetap di Bali United

Meski sebelumnya ramai dikabarkan Stefano Lilipaly akan hengkang dari klub sepak bola Bali United. Namun, kabar ini terbukti hanya hoaks semata. Hal ini dikonfirmasi setelah Stefano Lilipaly menandatangani kontrak barunya di kantor Bali United.

Bali United dijadwalkan akan melakoni tiga kompetisi berbeda dalam waktu dekat. Mulai Piala Menpora, Piala AFC, hingga Liga 1 2021. Stefano Lilipaly lantas berhasrat bisa merebut piala yang pernah direbutnya pada Liga 1 2019.

Stefano Lilipaly Tetap di Bali United

Kedepannya misi Stefano Lilipaly mengubah trik bermain dan meminta pelatihan tidak terganggu dalam masa pandemi Covid19.

Informasi Top Skor Liga Belanda 2021 terupdate!

Lilipaly mulai karier bersama Bali United sejak 2017. Ia tercatat telah 85 kali tampil di semua kompetisi dengan 26 gol dan 16 assist. Kelihaiannya menggocek si kulit bundar turut mengantarkan Bali United menjadi juara Liga 1 2019.

Selain di klub, Lilipaly faktanya juga merupakan pemain langganan Timnas Indonesia. Seperti di turnamen Piala AFF 2016 dan 2018, Asian Games 2018 bersama Timnas U-23 dan Kualifikasi Piala Dunia 2019 lalu.

Indonesia selalu menjadi tempat istimewa bagi pria kelahiran Belanda itu. Salah satu kenangan yang tak terlupakan Lilipaly adalah bagaimana dia dan rekan membawa Indonesia ke final Piala AFF tahun 2016, mematahkan perkiraan Garuda tak bisa melaju jauh karena baru lepas dari sanksi FIFA.